Program Studi Hukum Tata Negara merupakan salah satu program studi dari enam program studi yang ada pada fakultas Syari'ah. Program studi ini adalah perubahan dari program studi sebelumnya yaitu Politik Islam yang mendapat akreditasi berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT No. 424/SK/BAN- PT/Akred/S/X/2014 dengan peringkat akreditasi B (316), berlaku lima tahun sejak tanggal 24 Oktober 2014 sampai 23 Oktober 2019. Pengubahan nama program studi menjadi Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah Syar' iyyah) berdasarkan keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 1088 Tahun 2018 tentang penyesuaian nomenklatur program studi pada Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Visi, misi, tujuan dan sasaran program studi Hukum Tata Negara (Siyasah Syar'iyyah) disusun dengan merujuk pada visi dan misi Fakultas dan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi (selanjutnya akan ditulis UIN STS Jambi) sebagaimana tercantum pada Peraturan Menteri Agama Nomor 30 Tahun 2017 tentang Statuta UIN STS Jambi. Pada pasal 3 tersurat visi Universitas yaitu Menjadi Universitas Islam yang Inovatif dengan semangat Enterpreunership 2030. Sementara visi fakultas syari' ah yaitu Menjadi fakaultas yang inovatif dalam pengkajian dan penerapan ilmu syari 'at Islam dengan semangat enterpreunership 2030. Terdapat keterkaitan yang erat antara visi, misi, tujuan dan sasaran program studi dengan visi, misi, tujuan dan sasaran fakultas serta visi, misi, tujuan dan sasaran universitas. Koherensi visi dan misi dengan lembaga merupakan sahutan kontekstual kebutuhan masyarakat akan tenaga ahli di bidang hukum tata negara di era demokratisasi. Untuk kedepannya prodi hukum tata negara perlu secara aktif menyosialisasikam visi dan misinya kepada seluruh civitas akademika agar dapat dihayati dan dilaksanakan secara konsisten sehingga dapat melahirkan lulusan sesuai dengan tujuan yang telah dirumuskan. Selain itu, perlu meningkatkan promosi dengan menonjolkan posisi strategis dan dan daya tawarnya, mengingat prodi hukum tata negara merupakan prodi yang baru (perubahan dari politik Islam).

Program studi Hukum Tata Negara memiliki sistem kepemimpinan yang efektif dan efisien, yang terdiri dari Ketua Program Studi, Sekretaris Prodi, Staf dan Kelompok Dosen. Masing-masing memiliki tugas pokok dan fungsi yang jelas yang dituangkan dalam statuta Universitas. Sistem tata pamong yang diterapkan prodi Hukum Tata Negara (Siyasah Syar'iyyah) Fakultas Syari'ah UIN STS Jambi merupakan turunan langsung dari tata pamong Fakultas Syari'ah UIN STS Jambi yang didasarkan pada statuta UIN STS Jambi. Tata pamong diorganisir sebagai salah satu pilar mewujudkan visi misi Universitas melalui sistem kepemimpinan dan manajemen organisasi di tingkat prodi. Prodi Hukum Tata Negara berupaya menerapkan tata pamong yang menjamin adanya kredibilitas, transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab dan keadilan. Dengan diterapkannya nilai-nilai tersebut maka prodi diharapkan mampu mewujudkan tata kelola organisasi yang professional. Sivitas akademika program studi berpartisipasi aktif dalam proses pengembangan kebijakan serta pengelolaan dan koordinasi pelaksanaan program kerja. Program studi memiliki rencana strategis (renstra) sebagai bukti nyata perencanaan program jangka panjang, menengah dan pendek, dan terhadap pelaksanaan renstra tersebut dilakukan monitoring. Perencanaan dan pengembangan dilakukan dengan memanfaatkan hasil evaluasi internal dan eksternal. Program studi melakukan kerjasama dan kemitraan dengan instansi atau institusi lain, baik pemerintah maupun non pemerintah. Program studi mnelakukan proses penjaminan mutu yang nantinya membawa dampak terhadap pengalaman dan hasil belajar mahasiswa.

Program studi Hukum Tata Negara memiliki sistem rekrutmen dan calon mahasiswa. Profil mahasiswa yang dimiliki pun juga bervariasi, bukan hanya mahasiswa lokal bahkan internasional seperti Negara Thailand. Para malhasiswa secara aktif dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang relevan. Program studi sangat mendukung terselenggaranya kegiatan ekstrakulikuler mahasiswa. Penerimaan mahasiswa program studi dilakukan secara terbuka lewat media online dan cetak. Suasan akademik pada prodi Hukum Tata Negara (siyasah syar'iyyah) berupaya menegakkan otonomi keilmuan, kebebasan akademik, dan kebebasan mimbar akademik dengan mengaju pada peraturan dan tata kelola UIN STS Jambi seperti statute, pedoman akademik, pedoman penulisan skripsi, dan pedoman praktikum mahasiswa. Proses mewujudkan suasana akaddemik ini melibatkan interaksi antara pimpinan, dosen, mnahasiswa dan tenaga kependidikan. Lulusan yang dihasilkan nemiliki kompetensi yang baik sesuai dengan capaian pembelajaran yang dinginkan dalam kurikulum KKNI Para pihak pengguna atau stake holder lulusan merasa relative puas dengan kompetensi lulusan, sebagaimana hasil survey pelacakan alumni yang dilakukan oleh prodi, baik secara online maupun manual, sehingga terdapat titik terang berkelanjutan penyerapan lulusan.

Sistem perekrutan dosen dan tenaga kependidikan (SDM) yang dimiliki program studi dilakukan berdasarkan panduan dan pedoman secara tertulis dan dilaksankan secara konsisten sesuai dengan kebutuhan analisis rasio dosen dan mahasiswa sebagaimana tuntutan PD DIKTI. Pengelolaan dosen dan tenaga kependidikan, baik perekrutan, penempatan, pengembangan, dan pemberhentian dilakukan secara detail sesuai aturan dalam SOP Pengendalian Mutu Dosen. Para dosen dan tenaga kependidikan umumnya memiliki kualifikasi pendidikan yang memadai, sekurang-kurangnya telah menempuh pendidikan magister dan memiliki ijazah S2 bagi dosen dan berijazah SLTA/SI bagi tenaga kependidikan. Para dosen juga relative produktif dalam menghasilkan karya ilmiah. Program studi juga memiliki dan menerapkan SOP dan kode etik secara konsisten dan konsekuen. Pengembangan staf, melalui pelatihan dan pendidikan tingkat lanjut bagi pegawai/staf terus dilakukan. Program studi juga melakukan seleksi penerimaan dosen tetap non PNS untuk mengatasi kekurangan dosen melalui rektor yang diselenggarakan oleh panitia perekrutan.

Kurikulum yang dimiliki program studi Hukum Tata Negara dirancang dan disusun sesuai dengan capaian pembelajaran dalam KKNI yang memuat standar kompetensi lulusan yang terstruktur dalam kompetensi utama, pendukung dan lainnya yang mendukung tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi program studi. Kurikulum memiliki relevansi dengan tuntutan dan kebutuhan stakeholders. Kurikulum juga memenuhi unsur kedalaman, keluasan dan koherensi dan juga mengakomodasi Secara integrasi antar materi pembelajaran. Program studi memiliki aturan tersendiri dalam sistem penilaian kemajuan dan keberhasilan belajar mahasiswa. Sarana dan prasarana bagi terwujudnya capaian pembelajaran sangat mendukung dan kondusif. Kegiatan organisasi yang mendorong terbentuknya hard skills dan keterampilan kepribadian dan perilaku (soft skills) dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi.

Program studi memiliki sistem pengelolaan dana, program studi dilibatkan dalam pren canaan perumusan RKA K/L pada setiap akhir tahun untuk tahun berikutnya dengan prinsip akuntabilitas. Program studi mengajukan program- program unggulan untuk dirumuskan dan dianggarkan pada RKA KIL yang kemudian dibahas pada rapat kerja yang nnatinya akan menjadi anggaran pada tahun berjalan. Untuk menanggulangi persoalan keuangan agaknya perlu upaya sistematis dan kreatif untuk menciptakan sumber-sumber baru bagi pendanaan, yang disertai dengan transparansi dan kejelasan program pemanfaatan dan pendayagunaan dana.

Program studi Hukum Tata Negara memiliki sistem pengelolaan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berpusat pada LP2M. Para dosen Hukum Tata Negara dan Mahasiswa dilibatkan secara aktif dalam pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Semua kegiatan penelitian dan pengabdian kepada msyarakat di monitor dan di evaluasi oleh program studi dalam rangka meningkatkan kualitas program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara menyeluruh.

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899